Minggu, 19 Februari 2012

RUMAH PASTA DEKAT KAMPUS ITB

Malam ini malam Senin, akibat tadi pagi tidak jadi ikut car free day so aku pegel pengen sekedar jalan jalan malam. Awalnya aku berniat membeli gorengan combro Manalagi yang super enak di depan Baso Enggal jalan Burangrang, tapi apadaya sudah keburu tutup. Untunglah sebelumnya aku sempet menggigit tahu isi jeletot yang pedesnya gak ketulungan sehingga keinginan akan makanan gorengan sedikit bisa diredakan. 

Setelah keliling2 daerah Burangrang dan nemplok di surabi Ina, kemudian menuju ke daerah Dago, dan aku putuskan untuk singgah di Rumah Pasta. Ini adalah percobaan ke dua, setelah beberapa minggu sebelumnya batal ke tempat makan ini karena super penuh alias fully loaded people. Jam menunjukkan 21.00 tapi tempat ini masih saja rame oleh kalangan anak muda. Kami segera disodori meja di bagian tengah agak belakang, karena ruangan depan yang pewe dengan sofa empuk plus bantal2 sudah di reserve orang.  Bangunan rumah makan ini termasuk bangunan tua, aku nebak2 mungkin ini bekas rumah dinas guru besar atau pejabat ITB, entah lah yang jelas keliahatan banget ada seperti ruang tamu, ruang keluarga, besar sekali untuk sebuah rumah and aku lihat bagian belakangnya....sepi2 gitu lah.

Ketika disodori daftar menu, ohhh....banyak sekali macamnya mulai dari salad, fettucini, raviola, spaghetti, lasagna, nasi goreng keju, pizza tipis berbagai rasa, macam2 minuman, dll. Yang palling menarik perhatian adalah  fried chicken with berry may seharga Rp 13.000......ternyata semangkuk ayam goreng renyah ditoping dengan saus salad berwarna pink panther, enak juga.  

                         fried chicken with berry may ( terlihat kuning karena efek lampu di atasnya)


Ada lagi menu yang saya pesan yaitu salad pizza seharga Rp 15.000.....oh tidakkkks....yang  merasa meat lovers jangan pesen menu ini deh. Kemudian aku juga pesan baked snow ball seharga Rp 20.000....wuihhh enakkkk!!!!!, disajikan dalam pot tanah liat yang dipanggang, isinya seperti lasagna dengan keju mozarela meleleh. Selain itu ada juga pizza tipis BBQ crusty seharga Rp 23.000 yang recommended untuk dibawa pulang. Untuk minuman seperti es lemon tea atau milo dingin disajikan dengan gelas kaca besar seharga Rp 9.000, jika ingin lebih puas, bisa pilih yang isi refill berulang ulang dengan tarif Rp 17.000 disajikan dengan pitcher.


Yang saya suka dari cara penyajiannya adalah mereka memakai peralatan piring dan gelas dari bahan pecah belah dan sendok stainless stell....tahu kan ada restaurant yang hobi banget menyajikan makanan panas dengan wadah plastik, sendok plastik, bahan melamin,  atau lebih parah dengan styrofoam yang jelas2 gak aman untuk kesehatan. Juga dari segi harga yang lumayan murah karena memang sasarannya anak kuliahan atau anak kost sekitar ganesha, itu mungkin yang jadi alasan bukanya sampai pukul 12.00 malam....anak kuliahan kan biasanya banyak bikin tugas2 makalah sampai malam. Rumah Pasta yang di jalan Ganesha no. 3 ini adalah satu2 nya cabang di Bandung, yang lainnya ada di Jakarta, Depok, dan Yogyakarta, jadi rumah makan ini bukan makanan unik asal Bandung, mirip Warung Steak lah kira kira yang di luar Bandung juga banyak.













Tidak ada komentar:

Posting Komentar